Objek Wisata Air Terjun di Garut dengan Keindahan Bak Surgawi

Objek wisata air terjun di Garut tak henti-hentinya memukau para penikmat panorama alam. Siapa yang menyangka bila kabupaten seluas 3.065 km2 tersebut menyimpan sejuta pesona. Mulai dari gunung, pantai, leuwi hingga curug bisa kamu jumpai di sana.

Objek Wisata Air Terjun di Garut

Di antara semuanya, yang akan kami bahas kali ini adalah curug-nya. Jangan salah. Yang ter-notice memang hanya beberapa buah. Tapi, sebenarnya, ada puluhan curug atau air terjun di Swiss van Java yang masih belum terjamah.

Cocok, nih, untuk bersantai ria dan memanjakan diri selepas menjalani rutinitas yang melelahkan. Nah, dari puluhan curug yang dimaksud, 4 di antaranya, yaitu:

Air terjun Curug Nyogong Garut

Pengen mendatangi air terjun yang masih perawan dan alami? Curug Nyogong bisa jadi jawaban yang pasti. Apalagi, ia memiliki debit air terjun yang cukup deras. Tentu dapat memuaskan hasratmu yang selalu ingin nyebur tiap menemui genangan air.

Air terjun Curug Nyogong Garut

Tapi, dikarenakan aliran air yang terbilang deras dengan bebatuan di sekitarnya yang cukup licin, kamu dihimbau untuk lebih waspada jika hendak berenang di sana. Terutama jika sudah masuk musim penghujan.

Untuk menuju ke curug yang berlokasi di Kecamatan Cihurip itu, kamu harus melakukan trekking selama setengah jam, melewati hutan lebat dan perbukitan terjal. Namun, rasa lelah selama perjalanan akan terbayarkan oleh keindahan alam yang terpampang dan kemegahan air terjun yang menanti.

Curug Batu Nyusun

Dinamai demikian karena bentuk serta formasi bebatuan yang terdapat di sekitar curug tampak tersusun rapi bak permainan Lego. Konon, menurut warga setempat, curug ini masih erat kaitannya dengan legenda Sangkuriang. Tapi, terlepas dari benar-tidaknya cerita itu, keelokan Curug Batu Nyusun perlu mendapat apresiasi.

air terjun Curug Batu Nyusun

Saat berkunjung ke sana, kamu akan disuguhi oleh pemandangan batu bersusun yang permukaannya dialiri air. Sayangnya, panorama tersebut cuma bisa dijumpai di musim kemarau. Sebab, ketika musim penghujan, tebing batu bakal tertutup aliran air nan deras.

Curug Cianjurna

Berada di lokasi yang terpencil tidak membuat Curug Cianjurna lantas menyembunyikan pesonanya. Tak tanggung-tanggung, ada tiga buah air terjun yang ia suguhkan. Masing-masing mempunyai ketinggian puluhan meter dengan debit air yang lumayan deras.

Selain itu, nuansa hijau yang ditimbulkan amat terasa. Ditambah hawa sejuknya yang mampu membuat siapapun enggan menjauh dari sana. Keindahan dan kealamiannya benar-benar masih terjaga.

Bila kamu berjiwa petualang, destinasi wisata di Garut ini sangat direkomendasikan. Sebab, sebelum sampai ke lokasi, kamu diharuskan trekking menjelajahi hutan dan perkebunan teh nan luas. Tapi, keasrian panorama yang dihadirkan bakal membantu menghapus lelahmu.

Curug Mala

Terakhir, ada Curug Mala atau air terjun musiman. Kenapa disebut demikian? Sebab, ketika musim kemarau, air terjun bernama lain Curug Cikawung ini berhibernasi. Baru saat musim penghujan tiba, ia menampakkan wajah aslinya.

Pesonanya jangan ditanya. Debit air yang deras membuat ‘bentukan’ curug tersebut terlihat dramatis. Berundak-undak dengan ukuran yang tidak begitu tinggi. Tapi, itu justru bikin pemandangan di sekelilingnya jadi jauh lebih elok.

Sama dengan Curug Nyogong, kamu juga dihimbau untuk berhati-hati ketika hendak berenang di sini. Pasalnya, aliran air di Curug Mala tergolong deras dan cukup membahayakan.

Itulah keempat objek wisata d Garut yang bernuansa air terjun. Sebetulnya, jika lebih diselami, ada banyak, kok, tempat-tempat pelesir serupa yang bahkan mungkin belum dijamah tangan-tangan manusia. Coba eksplore saja!