Harga Domba Garut Untuk Kamu yang Berqurban & Mencoba Beternak Domba

Harga domba Garut menjadi topik yang banyak dicari, terutama ketika mendekati Hari Raya Idul Adha. Sebab, di hari tersebut, Umat Muslim disunnahkan untuk berqurban, yakni melaksanakan tradisi menyembelih hewan ternak.

Selain kambing dan sapi, domba adalah hewan ternak yang biasa disembelih saat Idul Adha. Syarat domba sebagai hewan qurban, yaitu minimal harus berusia 1 tahun. Tapi, ada yang memperbolehkan domba berusia minimal 6 bulan jika kesulitan menjumpai yang berusia 1 tahun.

Harga domba Garut

Berbeda dengan yang dibudidayakan di luar negeri, domba-domba yang ada di Indonesia rata-rata merupakan jenis pedaging. Berikut macam-macam domba lokal yang harus kamu tahu:

Domba Garut

Sesuai namanya, hewan ternak yang juga dikenal sebagai domba priangan ini berasal dari Limbangan, Kabupaten Garut. Ia adalah hasil persilangan antara domba lokal, domba capstaad dari Afrika Selatan dan domba merino dari Australia.

Ia merupakan bagian dari tradisi masyarakat Kota Dodol. Sehingga, tidak heran bila ia kerap mejeng di event pawai hias atau adu domba. Katanya, semakin kuat hewan tersebut, semakin mahal pula harganya.

Jadi, pemeliharaannya pun harus dilakukan secara baik dan ketat, dengan memperhatikan betul aspek kebersihan serta kesehatannya. Harga domba Garut sendiri berkisar antara Rp2.000.000-10.000.000,-, tergantung jenis kelamin dan berat badannya.

Domba Ekor Tipis

Disebut pula dengan domba gembel, domba jenis ini banyak ditemui di daerah Jawa Tengah dan Jawa Barat. Tapi, sekarang, domba lokal tersebut telah banyak diternakkan di daerah-daerah lain di Indonesia.

Ciri-ciri domba ekor tipis sendiri, yaitu memiliki bulu wol putih, sekeliling matanya berwarna hitam dan pada spesies jantan terdapat tanduk melingkar, sementara betina tidak mempunyai tanduk. Ekornya yang tipis menandakan bahwa tidak ada penumpukan lemak.

Domba ekor tipis mudah berkembangbiak serta tidak terpengaruh oleh musim kawin. Harganya terbilang lebih terjangkau dari domba Garut, yakni antara Rp1.750.000-3.400.000,- untuk berat 18-40 kg.

Domba Ekor Gemuk

Punya nama lain domba gibas, jenis domba lokal ini banyak dibudidayakan di Jawa Timur, Madura dan Sulawesi. Ia memiliki perawakan lebih besar dibanding domba jenis lainnya. Bulu wolnya berwarna putih dan agak kasar.

Berbeda dengan domba ekor tipis, baik jantan maupun betina sama-sama tidak bertanduk. Kalaupun ada, tanduk tersebut berukuran kecil. Selayaknya domba lokal, domba yang namanya selalu disingkat dengan DEG itu bisa bertahan di cuaca panas dan kering. DEG umumnya dijual dengan harga Rp1.600.000-3.000.000,- tergantung bobotnya.

Domba Texel Wonosobo

Dikenal dengan domba Wonosobo alias dombos, jenis domba ini memiliki postur yang cenderung tinggi, besar dan panjang. Bulunya yang lebat, keriting serta halus membungkus seluruh bagian tubuhnya, kecuali area perut sebelah bawah.

Umumnya, dombos diternakkan untuk diambil dagingnya. Bobotnya sendiri bisa mencapai 80 kg untuk betina dan 100 kg untuk jantan. Produktivitas domba texel Wonosobo juga dinilai lumayan pesat, yaitu beranak pertama kali di usia 15 bulan dan selanjutnya setiap 8 bulan. Harga domba tersebut mulai dari Rp1.500.000,-.

Masih banyak jenis domba yang ada di Indonesia, seperti domba merino, domba batur Banjarnegara dan lain-lain. Dengan mengenalnya, akan membantumu memilih domba yang terbaik untuk berqurban maupun diternakkan.

Informasi harga domba Garut di atas juga bakal membantumu mengetahui dana yang harus disiapkan untuk membeli seekor atau beberapa domba guna diqurbankan. Dengan perencanaan yang baik, tentunya keinginanmu akan lebih mudah tercapai.